Pages

Sabtu, 13 Juli 2013

Virtualisasi konsep

saat ini banyak sekali merebak istilah virtualisasi. Sebenarnya Virtualisasi itu sendiri apa ??
Nah kali ini kita akan belajar apa itu virtualisasi ? konsepnya seperti apa ? dan bagaimana keunggulan dalam teknik virtualisasi itu sendiri .
Dalam pengertian yg sederhana Virtualisasi adalah membuat sesuatu yg tidaknyata (maya). Virtualisation berasal dari kata virtual yg berarti maya yg mejelasakan
teknik membuat sesuatu yg maya dari sesutu yg nyata. nah loh tambah bingungkan :p gue juga kali coy... mari kita coba pahami kata kata di bawah ini satu persatu .hehehe

Misalnya dulu dikenal istilah “Virtual CD”, yaitu menjalankan sebuah CD walau secara fisik pemutar CD itu tidak ada. Fungsinya digantikan oleh aplikasi khusus untuk membuat fisik CD tersebut seolah-olah ada. Manfaatnya untuk “mengakali” aplikasi tertentu yang hanya bisa dijalankan dengan keping CD original.

Istilah virtualisasi sudah digunakan secara luas sejak 1960-an, dan telah diaplikasikan kepada beberapa aspek komputer—dari keseluruhan sistem komputer sampai sebuah kemampuan atau komponen individu. Secara umum semua teknologi virtualisasi mengacu kepada "menyembunyikan detail teknis" melalui enkapsulasi.(wikipedia)


Istilah virtualisasi luas menggambarkan pemisahan sumber daya atau permintaan layanan dari fisik yang mendasari pengiriman layanan tersebut. Dengan memori virtual, misalnya, Keuntungan perangkat lunak komputer akses ke memori lebih dari fisik yang terinstal, melalui latar belakang bertukar data untuk penyimpanan disk. Demikian pula, teknik virtualisasi dapat diterapkan ke lapisan infrastruktur IT lainnya -termasuk Jaringan, Penyimpanan, Laptop atau Hardware server, Sistem operasi dan Aplikasi. Ini perpaduan teknologi virtualisasi - atau infrastruktur virtual adalah Menyediakan lapisan abstraksi antara komputasi, penyimpanan dan perangkat keras jaringan, dan aplikasi yang berjalan di atasnya.
Penyebaran infrastruktur virtual adalah non/tidak-mengganggu, karena pengalaman pengguna sebagian besar tidak berubah. Namun, infrastruktur virtual memberikan administrator keuntungan dari pengelolaan menyatukan sumber daya di seluruh perusahaan, memungkinkan manajer IT untuk lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan organisasi dan investasi infrastruktur leverage yang lebih baik.Vmware(Virtualization in a Nutshell)

Pada jaman mainframe computing atau “Host-Terminal” system, teknik virtualisasi ini sudah diterapkan pada sistem memory.  Dengan teknik ini jumlah memory seakan disulap menjadi berlipat ganda dari jumlah memory secara fisik yang sesungguhnya.  Bayangkan saja sistem PDP-11 sebuah minicomputer yang hanya mempunyai memory sebesar 64 KB memory saja bisa dirubah sehingga mempunyai kemampuan untuk melayani puluhan users.  Coba bandingkan saja dengan komputer PC yang umum kita pakai, memorynya saja sudah 2 GB tetapi hanya melayani 1 user saja. Saya tidak akan menjelaskan bagaimana teknik virtual memory itu bekerja tetapi secara prinsip cukup sederhana.  Dengan bantuan hard disk dan kenyataan bahwa eksekusi setiap program dari user adalah satu instruksi setiap saatnya, maka hanya sebagian program saja yang diangkut ke memory pada setiap saat dan sisanya mendekam di harddisk yang baru diangkut ke memory sampai dibutuhkan atau eksekusi program tersebut tiba pada instruksi yang dikandungnya.  Prinsip manfaat yang kita peroleh dari teknik virtualisasi ini adalah meningkatnya kemampuan jumlah user yang bisa dilayani secara bersamaan.

Lalu berkembang sebuah teknik virtualisasi yang mensimulasi sebuah hardware atau PC secara software misalnya Virtual PC.  Virtual PC ini berfungsi sama persis seperti sebuah komputer lengkap dengan operating systemnya dan siap dipergunakan user sebagaimana sebuah PC beneran layaknya.  Untuk mempergunakan virtual pc ini maka user harus menjalankan software virtual pc yang telah diciptakannya itu karena virtual pc ini hanyalah merupakan sebuah file saja.  Jadi dengan mempergunakan sebuah PC beneran kita bisa menciptakan virtual pc bermacam-macam seolah kita mempunyai beberapa PC beneran.  Salah satu tujuan penggunaannya adalah untuk testing software sehingga apabila ada terjadi masalah atau virus sekalipun maka PC benerannya tidak akan kena imbasnya karena segala yang terjadi hanya di dalam virtual pc itu sendiri.  Penanggulangannya semudah menghapus sebuah file dan menciptakan virtual pc yang baru.

Tujuan lain dari virtualisasi adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan sebuah fasilitas infrastructure seperti processor, network, dan communication channel.  Tanpa disadari bahwa processor lebih banyak nganggurnya daripada sibuk bekerja.  Pada waktu anda melakukan pekerjaan mengetik dengan Microsoft word sebenarnya processor tidaklah begitu banyak dipergunakan.  Apalagi kalau kita bicara printer tentunya tidak mungkin atau jarang kita melakukan printing dengan printer itu.  Jadi lebih banyak nganggurnya daripada dipakai.  Kenyataan inilah yang menyadarkan dunia bisnis untuk mengirit biaya, misalnya biaya media telekomunikasi.  Seandainya dulu menyediakan 1 jalur untuk 1 departemen, sekarang tidak lagi tetapi mungkin cukup hanya 2 jalur dan dishare dengan teknik virtualisasi oleh semua departemen.  Hebatnya teknik virtualisasi ini adalah bahwa pihak user tidak mengetahui kenyataan ini dan merasa atau mengetahui bahwa mereka memiliki 1 jalur sendiri yang tidak dipakai bersama2 dengan pihak lainnya.  Oleh karena itu sekarang peralatan network dan communication seperti buatan Cisco juga sudah memanfaatkan teknik virtualisasi ini.

Nah dengan cloud computing teknik virtualisasi ini sangat penting gunanya yaitu karena:
1. Bisa meningkatkan UTILITY atau pemanfaatan infrastructure mencapai 100% atau semaksimalnya.
2. Bisa menciptakan imunisasi atau security dimana 1 user tidak bisa mengganggu atau merusak user lainnya karena mereka masing masing terselubung dalam 1 virtual machine.
3. Bisa memberikan elastisitas atau ketidakterbatasan infrastructure kepada setiap user.
4. Bisa menciptakan virtual machine atau virtual desktop yang sesuai dengan spesifikasi prosesor, memory, harddisk, dsb yang dibutuhkan oleh user.  Sehingga user cukup pakai sebuah IPAD saja untuk mengoperasikan sebuah virtual super desktop atau komputer secanggih apapun karena semua proses dilakukan di cloud host/server dan IPAD itu hanya berfungsi sebagai kepanjangan monitor dan keyboard saja.

Selain itu Virtualisasi juga bermanfaat untuk menjalankan berbagai macam OS berbeda didalam satu komputer, misalnya sebuah PC dengan Windows 7 didalamnya juga bisa menjalankan PC lain dengan OS Linux dan lainnya. Atau sebuah server berbasis OS Linux bisa mengkoneksikan klien PC dengan OS Windows.
 Secara umum virtualisasi bisa dijalankan pada beragam kebutuhan misalnya, hardware platform, operating system (OS), storage dan network.

Sekarang virtualisasi memiliki kemampuan yang lebih canggih dan fungsional. Salah satunya adalah membuat sejumlah mesin virtual (virtual machine) didalam sebuah komputer (atau server). Virtual machine merupakan komputer didalam komputer, yang jumlahnya bisa berlipat bergantung kemampuan komputer induknya (host computer). Tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi perangkat induk tersebut, selain membuat pengguna tidak perlu membuang uang untuk membeli banyak perangkat.

Menurut analis dari Gartner, para vendor TI raksasa mulai mengalihkan bisnis mereka dari server besar ke server-server yang lebih kecil dengan mesin yang lebih efisien dan kompatibel satu dengan yang lain. Alasannya, perusahaan harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk pengadaan server dengan OS Windows standard saja. Padahal kapasitas yang dibutuhkan sebenarnya hanya sekitar 20% dari kapasitas yang dimiliki oleh server-server canggih tersebut. Bagi para pemilik bisnis, ini berarti pemborosan.

Dapat bayangkan jika perusahaan memiliki lima server dengan investasi ribuan dollar untuk membeli piranti lunak (software), padahal, mestinya satu server saja sudah bisa memenuhi kebutuhan perusahaan tersebut. Berarti kapasitas empat server yang lain tidak terpakai atau tidak diperlukan.



Sebagai contoh jika sebelumnya departemen TI mengatur server berdasarkan fungsi dan kebutuhan, seperti server khusus untuk email, dokumen, akunting dan bahkan server khusus untuk printing. Dengan virtualisasi, semua fungsi tersebut dapat dilakukan satu mesin server saja sehingga jauh lebih efisien. Karena itu, virtualisasi kini menjadi pilihan menarik bagi dunia usaha dan organisasi mulai dari yang berukuran kecil hingga besar.



Selama bertahun-tahun, Windows server merupakan software yang sangat banyak digunakan dengan berbagai aplikasi penting tapi sebenarnya tidak butuh kapasitas besar. Unix dan Linux dapat berfungsi lebih efisien; dengan kapasitas terpakai sekitar 50%. Bahkan pada server, kinerja Unix dan Linux bisa jauh lebih baik dari pada Microsoft.



Selain menghemat biaya, simak beberapa alasan penting lain, mengapa makin banyak perusahaan harus segera melakukan virtualisasi:
·    Meningkatkan kinerja server
Virtualisasi dapat menjalankan dan membuka beberapa aplikasi kompleks sekaligus.
·     Hemat biaya
Virtualisasi menghemat biaya karena jumlah server yang dibutuhkan jadi lebih sedikit untuk menjalankan berbagai program yang dibutuhkan perusahaan. Jumlah server yang bisa dijalankan oleh processor Intel Xeon E5 paling tidak sebanyak 32 virtual machine.
·      Hemat energi
Tingginya biaya penggunaan energi merupakan salah satu faktor meningkatnya pengeluaran perusahaan. Virtualisasi merupakan solusi tepat untuk menghemat energi dan meredam pengeluaran perusahaan.
·      Penyelamat data
Virtualisasi dapat menyimpan data, mampu melakukan replika jaringan, dan memiliki program untuk menghindari ‘bencana’ kehilangan data.
·       Meningkatkan fleksibilitas
Virtualisasi mampu menjalankan beberapa perintah komputer dari berbagai sumber secara otomatis.



Virtualisasi sendiri memiliki berbagai fitur sebagai berikut :
1.     1 unit PC atau Server generasi terbaru yang mendukung virtualisasi. Komputer induk disebut Host,                sedangkan virtualnya di sebut guest.
2.      Processor yang mendukung Virtulisasi, seperti Intel Core-I, Xeon
3.      Chipset & BIOS
4.      OS kemampuan virtualisasi, seperti Windows & Linux
5.      Koneksi internet, baik LAN (Gigabit) atau WiFi
6.      Aplikasi Virtualisasi



Beberapa aplikasi Virtualisasi yang cukup populer :

./ Microsoft Windows Hyper-V

./ VMWare
./ Proxmox
./ KVM
./ Linux-VServer
./ Dll.

semoga membantu dari beberapa referensi di atas 
sekarang sudah mengerti kan virtualisasi itu seperti apa ??? , kalo sudah jelasin ke ane dong masih bingun nih :D DDDDDDDDDDDDD ..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar